Selasa, 13 September 2016

Intisari kehidupan adalah taat kepada Allah SWT

1. Taat secara langsung.  Adalah berbadah yang sudah disyariatkan. Puasa solat.haji.zakat.dll. dan kita harus mengikuti contoh rosul saw dalam hal ini.

2. Taat secara tidak langsung. Adalah amal-amal sosial terhadap sesama. Dengan prinsip kita saling memberi kemanfaatan satu sama lain. Dengan dilandasi niat untuk mendapat ridho Allah swt. Dan orientasi untuk Allah swt.

Kamis, 08 September 2016

Tersedia 6 ekor domba lagi

Bila ingin berkurban domba di Desa Tangkolo Subang Kuningan. masih tersedia 6 domba lagi.bisa hubungi saya di 081223898510 -tedi-

Selasa, 29 September 2015

istri

makasih Tuhan
dah bisa ngajakin
dia
jadi istri saya
menurut saya yang paling baik yaitu mamah.semoga mamah panjang umur sehat selalu.apa yang menjadi cita-cita dan keinginannya tercapai.aamiin

2 jenis manusia dihadapan Allah dan tingkah lakunya dalam menghadapi berbagai macam musibah dan kesulitan-kesulitan kehidupan

1. Orang yang mendapat petunjuk/bimbingan Allah SWT. Hal ini digambarkan Allah dalam al-qur’an surat al-jumu’ah ayat 2. “it is He Who has sent amongst the unlettered a Messenger, to rehearse to them His Signs, to sanctify them and to instruct them in scripture and wisdom,-although they had been, before, in manifest error;-“ Mereka dekat dengan Allah, dekat dengan islam dan dekat dengan Rosul SAW. Mereka taat beribadah,berkomitmen dengan islam dan mengikuti jejak langkah Rosul SAW. Mereka mendapatkan hidayah Allah SWT dalam kehidupan. Mereka tidak lu pa terus menerus membaca al-qur’an, yang akan mendatangkan keberkahan dalam hidup. Mereka terus menerus mensucikan jiwa dengan bertauhid kepada Allah, yakin dengan janji Allah. Mereka terus menerus mempelajari, mentafakuri dan bertadabur Al-qur’an. Mereka juga mempelajari dan mengamalkan sunnah rosul SAW. Dalam menghadapi musibah, manusia dengan type seperti ini akan menggunakan kacamata iman,pandangan iman. Langsung inget kepada Allah. Allah berkuasa atas segalanya. Hitung-hitungan dengan Allah. Hilang satu,datang satu yang lain. Tertutup pintu yang satu, terbuka pintu yang lain. Tetap berprasangka baik kepada Allah. Pasrah kepada Allah dan tetap bershabar. Tidak lupa mengucapkan kalimat-kalimat yang baik. Innalillaahi wa inna ilaihi roojiuun. Sesungguhnya kita milik Allah dan akan kembali kepada Allah. Laa haula walaa quwwata illa billaah. Tiada daya dan upaya selain dengan pertolongan Allah. Perasaan sedih,bingung dan kegoncangan bathin adalah suatu hal yang wajar dalam suatu musibah, cobaan dan kesulitan-kesulitan dalam kehidupan, tetapi yang terpenting adalah cepat diredam, jangan berlarut-larut dalam perasaan yang ada. Rasul SAW juga meneteskan air mata, ketika putranya meninggal dunia, wallaahu a’lam. 2. Orang yang sesat, bingung, gelisah dan tidak mendapatkan jalan hidup. Kita berlindung kepada Allah dari hal-hal sepertii itu. Mengenai hal ini. Allah berfirman dalam al-qur’an surat al-anfaal ayat 23. “if Allah had found in them any good, He would indeed have made in them any good, He would indeed have made them listen; (as it is), if He had made them listen, they would them listen; (as it is), if He had made them listen, they would but have turned back and declined (faith)” Orang-orang seperti ini berpaling, menjauh dari Allah, menjauh dari Islam dan menjauh dari Rosul SAW. Hal ini akan melahirkan penyakit kebodohan,mengakibatkan manusia-jenis kedua ini- akan mengabaikan perintah-perintah Allah,merasa tidak bersalah,lalai dalam berbagai macam kesenangan syahwat,banyak bermain-main dalam kesenangan yang menipu. Orang seperti ini bergelimpangan dengan dosa dan ma’syiat. Naudzu billahi min dzaalik. Dalam menghadapi musibah dan ujian hidup, orang seperti ini hanya akan melihat dengan pandangan kasat mata dhohiriah. Mereka akan sedih berkepanjangan,kebingungan dan kegoncangan bathin yang luar biasa. Akan mengalami tekanan jiwa yang luar biasa. Bila berputus asa akan bunuh diri dsb. Orang seperti inilah yang tertutup dari hidayah Allah. Naudzu billaahi min dzaalik. www.tedigumelaran.blogspot.com

Kamis, 30 Juli 2015

Keberfihakan kita pada islam

Islam,salam,kedamaian, adalah suatu kondisi yang sangat diidam-idamkan. Suatu kesukaan belaka. Suatu kesenangan yang menentramkan. Suatu kehidupan yang nyaman,tenang,damai,tanpa ada kekerasan,kebengisan,kebencian yang melahirkan pembunuhan. Dalam al-qur'an membunuh satu jiwa berarti pula membunuh seluruh manusia di muka bumi. Kebatilan akan hancur dan lenyap. Tinggallah islam.kebenaran yang akan muncul. Islam jalan kebenaran akan menuju syurga. Dan kebatilan, kejahatan, sifat-sifat iblis akan menggiring menuju neraka. Semoga kita tetap berkomitmen dalam kebenaran islam. Islam yang terang benderang telah dirasakan oleh seluruh manusia. Bila fitrahnya ditemukan. Jiwa sucinya mencari kebenaran, pasti didapatilah islam sebagai jalan lurus. Jalan yang menentramkan batin. Batin yang gelisah adalah akibat kesalahan-kesalahan yang dibimbing oleh iblis yang bersarang dalam jiwa manusia. Tuhan telah mengilhamkan kepada manusia jalan ketaqwaan dan kebatilan. Potensi-potensi inilah yang ada pada jiwa kita. Jalan mana yang akan ditempuh. akankah jalan kebenaran ataukah jalan kebatilan yang dipilih. Allah swt. Tuhan semesta alam berkuasa atas segalanya.memberikan petunjuk jalan hidup dengan mengutus nabi-nabi dan rasul-rasul. Manusia-manusia utusan tuhan, untuk menjelaska kehidupan. Semoga keselamatan atas mereka semua. Jalan yang mereka tempuh adalah jalan islam,jalan keselamatan, islam yang sama semenjak nabi adam as ,nabi luth, nabi Ibrahim,Nabi musa, nabi isa, sampai nabi terakhir muhammad saw. Inti ajaran yang disampaikan Adalah jalan islam,jalan kebenaran,lawan dari jalan kenatilan. Nurani kita mampu merasakan hal ini. Kebenaran dan kebatilan. Jalan keselamatan ini tak akan pernah redup,tak akan pernah mati walau para penentang dari kubu lebatilan terus berusaha meredupkan bahkan berusaha mematikan jalan islam. Sejauh mana nurani kita berfihak pada jalan kebenaran islam ini?. Nilai-nilai islam adalah nilai-nilai yang membangun peradaban yang maju,modern,mencontoh peri kehidupan rosul muhammad saw. Umat islam yang maju yang mengucapkan dua kalimat syahadat.dan mengamalkan segala ajaran rasul saw. Pemimpin -pemimpin dunia sekarang ini,semoga mereka menyatakan bahwa dirinya muslim. Berani menyatakan keislamannya. Makin banyak penduduk di eropa dan amerika yang memeluk islam.menyadari jalan hidup yang lurus adalah islam.islam akan jaya kembali.akan kembali memegang kendali peradaban umat manusia sedunia. Allah berkuasa atas segalanya. Klopkan diri dengan rel islam.tempa diri terus berada jalan kebenaran.kalahkan kebatilan.bina diri terus agar tetap dalam jalan islam. Berhati-hati terhadap iblis, yang selalu menggoda agar kita jauh dari jalan kebenaran islam

Selasa, 14 April 2015

banyak orang baik disekitar kita

kedua orang tua yang udah membimbing hidup kita guru-guru kita di sekolah dulu orang-orang dijalan yang begitu baiknya ngasih kita petunjuk jalan ketika nyasar