Benci
Rasa ini ada dalam diri manusia. Dihembuskan oleh iblis sepertinya. Cinta dihembuskan oleh nilai-nilai kemalaikatan. Sadari itu. Entah mengapa kita tiba-tiba membenci seseorang yang tidak kita kenal sekalipun, akibat tingkah lakunya yang tidak menyenangkan, akibat ucapannya yang kurang berkenan pada diri kita, atau mungkin karakternya yang tidak menyenangkan. Ko’ sepertinya ngga’ berkarakter banget gitu lho’. Atau apa saja dapat membangkitkan kebencian. Segala hal dapat dijadikan sumber kebencian bila kita telah dilingkupi oleh kebencian yang mungkin awalnya kecil lalu merembet keberbagai hal. Janganlah menjadikan kebencian Anda terhadap seseorang menjadikan Anda menjadi tidak berlaku sepantasnya terhadap orang tersebut. Kufikir berbuatlah yang wajar saja, berbuat seperti yang seharusnya sajalah, walaupun rasa benci itu ada.
Sepertinya Anda harus menyembunyikan rapat-rapat kebencian itu didalam hati dan fikir Anda. Lalu Anda pun harus bekerja keras mengatur hati fikir gerak Anda agar terlihat wajar. Seperti itu.
Anda dapat mengalihkan rasa benci Anda dengan rasa cinta. Konversikan rasa tersebut. Konversikan energi kebencian Anda menjadi energi kecintaan terhadap kemanusiaan sesama makhluk ciptaan Tuhan.
Haruskah berfikir terlebih dahulu, sehingga kebencian tersebut berubah menjadi kecintaan terhadap kemanusiaan sesama makhluk ciptaan Tuhan? Sepertinya untuk Anda yang sedikit sekali rasa kebenciaannya, atau bahkan berfikiran, ‘alhamdulillah aku sepertinya jarang membenci’, lupakan aku. Anda tak usah meneruskan pembacaan akan bukuku ini. Tutup saja buku ini. Tak apa bila Anda ingin menyelami rasa yang ada pada sebagian makhluk ciptaan Tuhan.
Untuk awalan memang sepertinya Anda harus membiasakan dahulu berfikir seperti alur diatas, ganti energi kebencian dengan energi kecintaan kepada kamanusian sesama makhluk ciptaan Tuhan, sepertinya memang lebih enak deh energi kecintaan itu muncul di banding muncunya energi kebencian. Anda harus berhenti sejenak untuk mensetting, mengatur hati, fikir dan gerak Anda terlihat wajar.
Cobalah untuk berproses seperti itu bila memang rasa benci muncul dengan tiba-tiba saja. Aku berfikir, untuk sampai bisa hilang total sama sekali rasa kebencian yang membuncah pada rasa Anda, ada proses gradual yang harus Anda lalui, sedikit demi sedikit. Olah rasa hati, fikir dan gerak Anda seiring dengan berjalannya sang waktu. Mungkin ada yang butuh waktu tahunan, bulanan, mingguan, harian atau bahkan hanya dalam hitungan menit, energi kebencian bisa berubah total menjadi energi kecintaan. Kuharap Anda bisa.
Lalu berdoalah kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena Dialah yang berkuasa membolak-balik hati manusia. Tuhan Maha Pengasih, Tuhan Maha Pengampun, sadarilah kesilafan kita manusia biasa. Bersujudlah kepada Tuhan. Tuhan deh rasanya sumber energi kecintaan. Tuhan menciptakan segala hal berdasar energi kecintaannya. Kita manusia sungguh tak memiliki apa-apa, nol dibandingkan dengan keagungan Tuhan yang menciptakan segala hal.
Maha Suci Tuhan.
Rabu, 26 Maret 2008
Selasa, 25 Maret 2008
Buku Yang Susah Terbit

Hasil Menulis yang lumayan..
menyita waktu
menyita pertemanan
menyita pergaulan
menyita makanan
menyita minuman
menyita buku-buku
menyita alam yang indah
menyita orang banyak
menyita pengemis di pinggir jalan
menyita pengamen
menyita penjual asongan
menyita orang-orang tercinta
menyita sawah luhur
menyita perempatan di kota yang hiruk pikuk
menyita stasiun kereta
menyita sekat ruang
menyita langit pagi
menyita perjalanan bis kota
menyita kumpulan orang yang berkumpul
menyita kawan yang tak pernah bertemu lagi
menyita kawan yang selalu bertemu
menyita suara burung-burung pagi
menyita perjalanan menuju puncak semeru
menyita ranu kumbolo
menyita mas herman
menyita ...
menyita masa depan
menyita masa lalu
menyita masa kini
menyita humor-humor segar
menyita keprihatinan
menyita pemilu
menyita
menyita
menyita
.
.
.
...
maaf, melengkapi mereka..
Minggu, 23 Maret 2008
sakit
sedikit sakit
ketika seorang teman bergurau
DKM
Dugem Korupsi Maksiat
.
.
.
who are we?
human being
human being
kagum banget ma malaikat
yang tangisannya membentuk anak sungai
yang berjaga dipintu masjid tiap jum'at siang,nyatet orang masuk masjid sebelum adzan
yang takut banget ma Tuhannya
human being
i'm just human being
they're human being
he's human being
yang bertarung
berusaha menang
.
.
.
...
ketika seorang teman bergurau
DKM
Dugem Korupsi Maksiat
.
.
.
who are we?
human being
human being
kagum banget ma malaikat
yang tangisannya membentuk anak sungai
yang berjaga dipintu masjid tiap jum'at siang,nyatet orang masuk masjid sebelum adzan
yang takut banget ma Tuhannya
human being
i'm just human being
they're human being
he's human being
yang bertarung
berusaha menang
.
.
.
...
pertarungan...
Bertarung dalam diri
ramai
tiap detik
aku kalah
aku menang
aku cengeng
aku menangis
mas herman"ngga' enak dong ted"
aku kalah
.
.
.
ramai
tiap detik
aku kalah
aku menang
aku cengeng
aku menangis
mas herman"ngga' enak dong ted"
aku kalah
.
.
.
Minggu,23 Maret 2008
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam. Aku tadi pagi kuliah lagi. ketemu temen-temen yang menyenangkan. Ngobrol berbagai macam hal. NGobrol ma' P Dadi.it's so nice pak..
obrolan-obrolan ringan ketika dosen berbicara..mungkin biar kelas hidup. ngga jenuh. ..
obrolan-obrolan ringan ketika dosen berbicara..mungkin biar kelas hidup. ngga jenuh. ..
Kamis, 20 Maret 2008
Pagi...
Pagi
Aku tak sedang menyapa Anda kali ini. Tidak siapapun. Aku menyapa tulisanku. Pagi. Sepertinya aku hanya sedang menjelaskan kondisi waktu saja, keadaan suatu saat pada Anda, pembaca. Tidak lebih? Suatu pagi dapat kita batasi keadaannya menurut jam ditangan kita, atau jam di dinding rumah. Jam satu pagi, kita biasa menyebut demikian misalnya untuk suatu kejadian yang terjadi pada malam hari, tepat setelah tengah malam. Jam tiga pagi, biasanya orang-orang yang taat pada Tuhan telah bangun berdiri sujud menyembah pada Sang Penguasa, biasanya mereka telah bangun sekitar jam dua pagi. Pada jam tiga pagi juga pasar-pasar pagi yang ada di kota Anda sepertinya sudah memulai aktivitas mereka. Hiruk-pikuk ramai orang di pasar pada jam tiga pagi, setiap hari. Suatu aktivitas yang sepertinya luput dari perhatian. Kata-kata yang tidak berlaku untuk mereka semua. Suatu aktifitas pencarian hidup yang betul-betul earlier in the morning, sangat paling awal pagi sekali, disaat kebanyakan orang-orang tertidur pulas, disaat orang-orang yang taat pada Tuhan telah bangun berdiri sujud menyembah pada Sang Penguasa, biasanya mereka telah bangun sekitar jam dua pagi. Apakah alasan orang-orang kebanyakan bangun pada pagi hari jam dua tadi untuk betul-betul berdiri sujud menyembah Sang Penguasa? Ataukah hanya karena suatu permasalahan hidup belaka lalu mereka menyembah pada Sang Penguasa? Atau memang suatu kecintaan semata pada Sang Penguasa dan mereka tak memiliki permasalahan hidup? Anda mencari alasan apa? Anda mencari sebab apa? Hidup memang tak lepas dari permasalahan. Tentu tak salah bangun dimalam hari karena permasalahan hidup, justru bagus mengadukan kepada Tuhan Sang Penguasa. Memang mau mengadu kepada siapa lagi? Manusia lain sepertinya sama kedudukannya, tak memiliki kuasa apapun, selain digerakkan oleh Tuhan Sang Penguasa. Alasan lain orang-orang bangun pada malam hari berdiri sujud menyembah Sang Penguasa ialah karena suatu kesyukuran atas kesenangan hidup. Makasih banyak Tuhan Sang Penguasa hidupku penuh dengan kegembiraan, kebahagiaan. Saat ini. Karena kegembiraan, kesedihan, kebahagiaan, kesengsaraan silih berganti dalam hidup. Adakah yang berusaha menegasikan? Bisa ga ketika gembira, sedih, bahagia, sengsara tetap bangun berdiri sujud menyembah pada Sang Penguasa, biasanya mereka telah bangun sekitar jam dua pagi? Diceritakan, bahwa orang-orang yang taat pada Tuhan telah bangun sekitar jam dua pagi merupakan suatu kebiasaan orang-orang yang sama hati jiwa dan fikirannya pada seluruh masa, dari waktu kewaktu aktifitas bangun pada sekitar jam dua pagi telah merupakan suatu kebiasaan, kesinambungan aktifitas yang tak pernah putus. Bila dikumpulkan pada suatu tempat aktifitas bangun sujud berdiri menyembah pada Sang Penguasa ini sepertinya akan membuat suatu hiruk pikuk yang ramai juga seperti ramainya pasar pagi. Sahabat Rosul SAW diibaratkan seperti singa di siang hari dan sufi di pagi hari. Sepertinya ini yang ideal; selesai mereka telah bangun berdiri sujud menyembah Sang Penguasa, biasanya mereka telah bangun sekitar jam dua pagi, mereka lalu pergi ke pasar tadi untuk mencari hidup.
Jam empat pagi mungkin masih ada waktu bagi orang-orang yang akan berpuasa hari itu untuk santap sahur; meminum beberapa gelas air hangat, air manis, air tawar untuk cadangan energi, makan beberapa suap nasi, beberapa helai roti, atau mungkin bersendok-sendok nasi, banyak helai roti beserta lauk-pauknya untuk tenaga berpuasa. Anda berfikir tidak ketika Anda makan sahur enak tadi, banyak orang susah mau sahur dengan apa? Atau memang sepertinya ga ada tuh orang yang kesususahan, miskin yang taat menjalankan ibadah puasa. Mereka ga mikirin tuh puasa, karena untuk sahur saja susah. Apa fungsi makan enak sahur Anda saat jam empat pagi tadi? Mungkin tak banyak terekpos, tapi sepertinya tetap ada deh orang yang susah hidup tapi tetap taat berpuasa. Tuhan menyebutkan orang miskin yang meminta dan yang tidak meminta karena menjaga harga diri. Ada. Belakangan ada program kegiatan sahur on the street, selain buka on the street. Sahur atau buka puasa yang membagi-bagikan makanan bungkus kepada mereka yang tidak mampu di jalanan, mudah-mudahan tepat sasaran. Suatu kesadaran yang cukup bagus untuk kebersamaan yang kita miliki.
Fajar. Suatu kosa kata lain dalam bahasa Indonesia. Sepertinya tak ada aturan yang baku untuk menetapkan fajar dalam suatu seri waktu yang ada. Haruskan sepakat dengan kamus besar bahasa indonesia edisi terbaru. Sepakat dengan rasa sepertinya lebih baik deh.suatu ketika.hampir setiap seri waktu yang ada? Sepanjang waktu?
Ada yang disebut shalat fajar. Shalat sunnah sebelum shalat wajib subuh, sepertinya. Ada juga yang berpendapat berbeda dengan shalat sunnah sebelum subuh. Ko beribet gitu sepertinya? Mengapa hampir dalam setiap urusan agama orang-orang pada beribet gitu? Orang-orang? Anda kali.
Ngomong apaan sih, kalian? Aku ko baru tahu ya ada yang namanya shalat fajar?
Pagi. Manusia kesulitan membuat sesuatu ukuran yang baku, karena sesuatu yang baku tersebut ialah perubahan-perubahan yang terus terjadi terus-menerus. Baku dengan perubahan yang terus terjadi. Waktu shalat adakah yang berlaku terus menerus sepanjang waktu? Berubah dari masa ke masa sepertinya. Aku kurang ilmu...
Perubahan itu sepertinya mengikuti suatu alur tertentu, manusia berusaha menyederhanakan, untuk kemudahan hidup.
Aktifitas rutin; mandi, makan, pergi ke kantor, ke sekolah, ke tempat kerja, ke kebun, ke sawah, ke laboratorium penelitian, keluar rumah dengan kendaraan, umum, motor, mobil, sepeda, berjalan kaki. Kendaraan yang penuh di jalan-jalan dipagi hari. Membuat kemacetan kota, karena suatu aktifitas yang sama dilakukan oleh banyak orang di waktu yang sama, untuk suatu urusan yang sama, pergi ke luar rumah, beraktifitas mencari penghidupan untuk yang mencari penghidupan, mencari ilmu untuk yang bersekolah, menuai padi untuk mereka yang pergi ke kebun, ..berbagai profesi dapat Anda bayangkan saat ini.. polisi lalu lintas pergi ke jalan mengatur keramaian kota tadi, polisi reskrim mulai memburu buruannya yang buron.. Bapak dan ibu guru yang naik motor tadi sudah siap mengajar anak-anak, anak-anak sekolah sudah siap belajar, anak sekolah yang berandal sudah siap membuat onar yang baru lagi bentuknya di sekolah masing-masing.. orang-orang yang akan berkarya sudah siap membuat karya baru mereka untuk kemanusiaan.. sepertinya jiwa raga turut berperan dalam gerak, akan menghasilkan apa..
Aku berfikiran para pemimpin negara dan para bawahannya bangun berdiri sujud menyembah pada Sang Penguasa, biasanya mereka telah bangun sekitar jam dua pagi. Sepertinya permasalan negara sedikit berkurang. Dapat jadi malah tuntas tak ada permasalahan.
Jam tujuh pagi, jam delapan pagi, jam sembilan pagi.. sembilan tiga puluh pagi, jam sepuluh pagi(?) pagi menjelang siang... ada suatu kata-kata, kalimat-kalimat berupa puji-pujian, permohonan do’a kepada Tuhan di pagi hari... bagus untuk dibaca disusun oleh Hasan Al-Banna, aku mengenalnya sebagai ‘Al-Ma’tsuraat’, cari deh.. bagus untuk Anda..
Kami berpagi-hari dan berpagi hari pula kerajaan milik Allah. Segala puji bagi Allah, tiada sekutu bagi-Nya, tiada illah melainkan Dia, dan pada-Nya tempat kembali.
Ya Allah, sesungguhnya aku berpagi hari dari-Mu dalam kenikmatan, kesehatan dan perlindungan. Maka sempurnakanlah untukku kenikmatan, kesehatan dan perlindungan-Mu itu di dunia dan akhirat
Ya Allah, kenikmatan yang aku atau salah seorang dari makhluk-Mu, berpagi hari dengannya, adalah dari-Mu semata; tiada sekutu bagi-Mu. Maka bagi-Mu segala puji dan bagi-Mu rasa syukur.
Aku tak sedang menyapa Anda kali ini. Tidak siapapun. Aku menyapa tulisanku. Pagi. Sepertinya aku hanya sedang menjelaskan kondisi waktu saja, keadaan suatu saat pada Anda, pembaca. Tidak lebih? Suatu pagi dapat kita batasi keadaannya menurut jam ditangan kita, atau jam di dinding rumah. Jam satu pagi, kita biasa menyebut demikian misalnya untuk suatu kejadian yang terjadi pada malam hari, tepat setelah tengah malam. Jam tiga pagi, biasanya orang-orang yang taat pada Tuhan telah bangun berdiri sujud menyembah pada Sang Penguasa, biasanya mereka telah bangun sekitar jam dua pagi. Pada jam tiga pagi juga pasar-pasar pagi yang ada di kota Anda sepertinya sudah memulai aktivitas mereka. Hiruk-pikuk ramai orang di pasar pada jam tiga pagi, setiap hari. Suatu aktivitas yang sepertinya luput dari perhatian. Kata-kata yang tidak berlaku untuk mereka semua. Suatu aktifitas pencarian hidup yang betul-betul earlier in the morning, sangat paling awal pagi sekali, disaat kebanyakan orang-orang tertidur pulas, disaat orang-orang yang taat pada Tuhan telah bangun berdiri sujud menyembah pada Sang Penguasa, biasanya mereka telah bangun sekitar jam dua pagi. Apakah alasan orang-orang kebanyakan bangun pada pagi hari jam dua tadi untuk betul-betul berdiri sujud menyembah Sang Penguasa? Ataukah hanya karena suatu permasalahan hidup belaka lalu mereka menyembah pada Sang Penguasa? Atau memang suatu kecintaan semata pada Sang Penguasa dan mereka tak memiliki permasalahan hidup? Anda mencari alasan apa? Anda mencari sebab apa? Hidup memang tak lepas dari permasalahan. Tentu tak salah bangun dimalam hari karena permasalahan hidup, justru bagus mengadukan kepada Tuhan Sang Penguasa. Memang mau mengadu kepada siapa lagi? Manusia lain sepertinya sama kedudukannya, tak memiliki kuasa apapun, selain digerakkan oleh Tuhan Sang Penguasa. Alasan lain orang-orang bangun pada malam hari berdiri sujud menyembah Sang Penguasa ialah karena suatu kesyukuran atas kesenangan hidup. Makasih banyak Tuhan Sang Penguasa hidupku penuh dengan kegembiraan, kebahagiaan. Saat ini. Karena kegembiraan, kesedihan, kebahagiaan, kesengsaraan silih berganti dalam hidup. Adakah yang berusaha menegasikan? Bisa ga ketika gembira, sedih, bahagia, sengsara tetap bangun berdiri sujud menyembah pada Sang Penguasa, biasanya mereka telah bangun sekitar jam dua pagi? Diceritakan, bahwa orang-orang yang taat pada Tuhan telah bangun sekitar jam dua pagi merupakan suatu kebiasaan orang-orang yang sama hati jiwa dan fikirannya pada seluruh masa, dari waktu kewaktu aktifitas bangun pada sekitar jam dua pagi telah merupakan suatu kebiasaan, kesinambungan aktifitas yang tak pernah putus. Bila dikumpulkan pada suatu tempat aktifitas bangun sujud berdiri menyembah pada Sang Penguasa ini sepertinya akan membuat suatu hiruk pikuk yang ramai juga seperti ramainya pasar pagi. Sahabat Rosul SAW diibaratkan seperti singa di siang hari dan sufi di pagi hari. Sepertinya ini yang ideal; selesai mereka telah bangun berdiri sujud menyembah Sang Penguasa, biasanya mereka telah bangun sekitar jam dua pagi, mereka lalu pergi ke pasar tadi untuk mencari hidup.
Jam empat pagi mungkin masih ada waktu bagi orang-orang yang akan berpuasa hari itu untuk santap sahur; meminum beberapa gelas air hangat, air manis, air tawar untuk cadangan energi, makan beberapa suap nasi, beberapa helai roti, atau mungkin bersendok-sendok nasi, banyak helai roti beserta lauk-pauknya untuk tenaga berpuasa. Anda berfikir tidak ketika Anda makan sahur enak tadi, banyak orang susah mau sahur dengan apa? Atau memang sepertinya ga ada tuh orang yang kesususahan, miskin yang taat menjalankan ibadah puasa. Mereka ga mikirin tuh puasa, karena untuk sahur saja susah. Apa fungsi makan enak sahur Anda saat jam empat pagi tadi? Mungkin tak banyak terekpos, tapi sepertinya tetap ada deh orang yang susah hidup tapi tetap taat berpuasa. Tuhan menyebutkan orang miskin yang meminta dan yang tidak meminta karena menjaga harga diri. Ada. Belakangan ada program kegiatan sahur on the street, selain buka on the street. Sahur atau buka puasa yang membagi-bagikan makanan bungkus kepada mereka yang tidak mampu di jalanan, mudah-mudahan tepat sasaran. Suatu kesadaran yang cukup bagus untuk kebersamaan yang kita miliki.
Fajar. Suatu kosa kata lain dalam bahasa Indonesia. Sepertinya tak ada aturan yang baku untuk menetapkan fajar dalam suatu seri waktu yang ada. Haruskan sepakat dengan kamus besar bahasa indonesia edisi terbaru. Sepakat dengan rasa sepertinya lebih baik deh.suatu ketika.hampir setiap seri waktu yang ada? Sepanjang waktu?
Ada yang disebut shalat fajar. Shalat sunnah sebelum shalat wajib subuh, sepertinya. Ada juga yang berpendapat berbeda dengan shalat sunnah sebelum subuh. Ko beribet gitu sepertinya? Mengapa hampir dalam setiap urusan agama orang-orang pada beribet gitu? Orang-orang? Anda kali.
Ngomong apaan sih, kalian? Aku ko baru tahu ya ada yang namanya shalat fajar?
Pagi. Manusia kesulitan membuat sesuatu ukuran yang baku, karena sesuatu yang baku tersebut ialah perubahan-perubahan yang terus terjadi terus-menerus. Baku dengan perubahan yang terus terjadi. Waktu shalat adakah yang berlaku terus menerus sepanjang waktu? Berubah dari masa ke masa sepertinya. Aku kurang ilmu...
Perubahan itu sepertinya mengikuti suatu alur tertentu, manusia berusaha menyederhanakan, untuk kemudahan hidup.
Aktifitas rutin; mandi, makan, pergi ke kantor, ke sekolah, ke tempat kerja, ke kebun, ke sawah, ke laboratorium penelitian, keluar rumah dengan kendaraan, umum, motor, mobil, sepeda, berjalan kaki. Kendaraan yang penuh di jalan-jalan dipagi hari. Membuat kemacetan kota, karena suatu aktifitas yang sama dilakukan oleh banyak orang di waktu yang sama, untuk suatu urusan yang sama, pergi ke luar rumah, beraktifitas mencari penghidupan untuk yang mencari penghidupan, mencari ilmu untuk yang bersekolah, menuai padi untuk mereka yang pergi ke kebun, ..berbagai profesi dapat Anda bayangkan saat ini.. polisi lalu lintas pergi ke jalan mengatur keramaian kota tadi, polisi reskrim mulai memburu buruannya yang buron.. Bapak dan ibu guru yang naik motor tadi sudah siap mengajar anak-anak, anak-anak sekolah sudah siap belajar, anak sekolah yang berandal sudah siap membuat onar yang baru lagi bentuknya di sekolah masing-masing.. orang-orang yang akan berkarya sudah siap membuat karya baru mereka untuk kemanusiaan.. sepertinya jiwa raga turut berperan dalam gerak, akan menghasilkan apa..
Aku berfikiran para pemimpin negara dan para bawahannya bangun berdiri sujud menyembah pada Sang Penguasa, biasanya mereka telah bangun sekitar jam dua pagi. Sepertinya permasalan negara sedikit berkurang. Dapat jadi malah tuntas tak ada permasalahan.
Jam tujuh pagi, jam delapan pagi, jam sembilan pagi.. sembilan tiga puluh pagi, jam sepuluh pagi(?) pagi menjelang siang... ada suatu kata-kata, kalimat-kalimat berupa puji-pujian, permohonan do’a kepada Tuhan di pagi hari... bagus untuk dibaca disusun oleh Hasan Al-Banna, aku mengenalnya sebagai ‘Al-Ma’tsuraat’, cari deh.. bagus untuk Anda..
Kami berpagi-hari dan berpagi hari pula kerajaan milik Allah. Segala puji bagi Allah, tiada sekutu bagi-Nya, tiada illah melainkan Dia, dan pada-Nya tempat kembali.
Ya Allah, sesungguhnya aku berpagi hari dari-Mu dalam kenikmatan, kesehatan dan perlindungan. Maka sempurnakanlah untukku kenikmatan, kesehatan dan perlindungan-Mu itu di dunia dan akhirat
Ya Allah, kenikmatan yang aku atau salah seorang dari makhluk-Mu, berpagi hari dengannya, adalah dari-Mu semata; tiada sekutu bagi-Mu. Maka bagi-Mu segala puji dan bagi-Mu rasa syukur.
Selasa, 18 Maret 2008
pencarian
hidup adalah pencarian
hidup adalah perjuangan
saat ini hidup adalah pencarian
makna hidup
kekayaan
petualangan
hidup hidup
ampuni aku Tuhan
Tuhan berkuasa atas segalanya
pencarian
petualangan
ambisi
hidup
manusia
.
.
.
...
hidup adalah perjuangan
saat ini hidup adalah pencarian
makna hidup
kekayaan
petualangan
hidup hidup
ampuni aku Tuhan
Tuhan berkuasa atas segalanya
pencarian
petualangan
ambisi
hidup
manusia
.
.
.
...
Langganan:
Postingan (Atom)